Kurs BI Hari Ini: JISDOR, Kurs Tengah & Kurs Transaksi Bank Indonesia — Update Terkini

Kurs BI hari ini mengacu pada JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) yang dirilis Bank Indonesia setiap hari kerja sekitar pukul 16.15 WIB. JISDOR adalah kurs referensi resmi yang dihitung dari rata-rata tertimbang transaksi spot antar bank di pasar valas Indonesia. Pada 26 Juni 2026, JISDOR dicatat di level Rp 17.962 per dolar AS, naik 20 poin dari penutupan sebelumnya di Rp 17.942. Bagi pelaku usaha, importir, eksportir, dan investor yang memantau kurs BI hari ini, memahami perbedaan antara JISDOR, kurs tengah, kurs transaksi, dan kurs bank komersial adalah kunci untuk menyusun strategi keuangan yang tepat.

kurs-bi-hari-ini-jisdor-17962-kurs-tengah-bank-indonesia
kurs bi hari ini jisdor 17962 kurs tengah bank indonesia

Ringkasan Kurs BI Hari Ini

Berikut snapshot data kurs BI hari ini dan historis JISDOR terkini:

Catatan: Data di atas adalah kurs pasar real-time. Untuk data JISDOR resmi Bank Indonesia, diumumkan setiap hari kerja pukul 16.15 WIB.

  • JISDOR (26 Juni 2026): Rp 17.962 per dolar AS (naik 20 poin dari 17.942).
  • JISDOR (25 Juni 2026): Rp 17.942 per dolar AS.
  • JISDOR (24 Juni 2026): Rp 17.955 per dolar AS.
  • JISDOR (23 Juni 2026): Rp 17.868 per dolar AS.
  • JISDOR (22 Juni 2026): Rp 17.819 per dolar AS.
  • Rekor Tertinggi 2026: Rp 18.234 (9 Juni 2026).
  • Rekor Terendah 2026: Rp 16.675 (Januari 2026).
  • Tren 7 Hari: Mixed — rupiah menguat dari 18.190 (9 Juni) ke 17.819 (22 Juni), lalu melemah ke 17.962 (26 Juni).

Data Historis JISDOR — 7 Hari Terakhir

Tabel berikut menampilkan pergerakan JISDOR dalam 7 hari terakhir. Data diupdate secara berkala:

TanggalJISDOR (Tengah)PerubahanTren
26 Juni 2026Rp 17.962+20Rupiah melemah
25 Juni 2026Rp 17.942-13Rupiah menguat
24 Juni 2026Rp 17.955+87Rupiah melemah
23 Juni 2026Rp 17.868+49Rupiah melemah
22 Juni 2026Rp 17.819-7Rupiah menguat
19 Juni 2026Rp 17.8260Stabil
18 Juni 2026Rp 17.826-95Rupiah menguat

Update terakhir: 27 Juni 2026, 07.00 WIB. Data JISDOR resmi dari Bank Indonesia.

Apa itu JISDOR dan Kurs BI?

JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) adalah kurs referensi yang disusun oleh Bank Indonesia berdasarkan transaksi spot antar bank di pasar valas Indonesia. JISDOR dihitung dari rata-rata tertimbang transaksi dolar AS terhadap rupiah yang terjadi di pasar interbank pada jam 08.00 – 16.00 WIB setiap hari kerja, dengan pengumuman sekitar pukul 16.15 WIB.

Kurs BI terdiri dari beberapa komponen:

KomponenPenjelasanRelevan Untuk
JISDORKurs spot antar bank (referensi pasar)Transaksi antar bank, perhitungan bea masuk, pajak
Kurs TengahRata-rata kurs jual dan kurs beliPerhitungan nilai barang impor/ekspor
Kurs TransaksiKurs jual dan kurs beli yang ditetapkan BITransaksi valas oleh bank dengan nasabah
Kurs Bea CukaiKurs yang digunakan untuk perhitungan bea masukImportir, perhitungan pajak impor

Kurs BI Hari Ini vs Kurs Bank Komersial

💱 Base Rate: Rp 17.965 / USD Cache
Diperbarui: 21 Jul 2026 13:55 WIB
BankKurs JualKurs BeliSelisih
🏦 Bank BCA e-RateRp 18.100Rp 17.990Rp 110
🏦 Bank Mandiri Special RateRp 18.045Rp 18.015Rp 30
🏦 Bank BRI e-RateRp 18.065Rp 17.865Rp 200
🏦 Bank BNI Special RateRp 18.060Rp 17.960Rp 100
* Rate dihitung otomatis dari base rate exchangerate-api.com + offset per bank. Offset disesuaikan secara berkala. Untuk rate exact, cek website resmi masing-masing bank.

Perbedaan antara kurs BI hari ini dan kurs bank komersial seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI terletak pada spread dan mekanisme penetapan harga. Kurs BI (JISDOR) adalah kurs referensi tanpa spread, sementara bank komersial menambahkan margin untuk keuntungan operasional dan manajemen risiko.

Per 27 Juni 2026 pagi, perbandingannya adalah sebagai berikut:

  • JISDOR BI (26 Juni): Rp 17.962 (kurs referensi tanpa spread).
  • BCA e-Rate (27 Juni, 07.00 WIB): Beli 17.830 / Jual 17.930 (spread 100 poin).
  • BCA TT Counter (26 Juni): Beli 17.800 (spread lebih lebar untuk transaksi fisik).
  • HSBC Transfer (26 Juni): Beli 17.825 / Jual 18.125.
  • HSBC Bank Notes (26 Juni): Beli 17.675 / Jual 18.275.

Spread yang lebih lebar di bank komersial mencerminkan biaya operasional, risiko likuiditas, dan kebutuhan modal kerja bank. Bagi nasabah, memahami perbedaan ini membantu memilih channel transaksi yang paling efisien.

Sejarah Pergerakan JISDOR dan Kurs BI

Data historis menunjukkan volatilitas signifikan pada tahun 2026. JISDOR mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di Rp 18.234 pada 9 Juni 2026, didorong oleh tekanan eksternal dari konflik Timur Tengah, sinyal hawkish The Fed, dan tekanan domestik dari inflasi yang meningkat.

Sejak rekor tersebut, Bank Indonesia telah mengambil langkah stabilisasi agresif:

  • Kenaikan suku bunga BI Rate total 100 bps sejak Mei 2026, terakhir menjadi 5.75%.
  • Intervensi di pasar valas untuk menjaga stabilitas nilai tukar.
  • Penerapan threshold tunai beli valas USD 25.000 per pelaku per bulan.
  • Penggunaan Local Currency Transaction (LCT) dengan mitra dagang utama untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Dari perspektif historis, JISDOR tahun 2026 bergerak dalam rentang 16.675 – 18.234, dengan rata-rata tahunan sekitar 17.100. Pelemahan rupiah pada Juni 2026 merupakan yang terdalam dalam setahun terakhir, namun respons BI mulai menunjukkan hasil dengan stabilisasi di zona 17.800–17.950.

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi Kurs BI

Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 bps menjadi 5.75%, menambah total pengetatan 100 bps dalam empat pekan terakhir. Gubernur Perry Warjiyo menyatakan rupiah diproyeksikan akan menguat ke depannya, didukung oleh yield yang menarik, pasar keuangan domestik yang dalam, dan pertumbuhan ekonomi yang resilient.

Indikator Ekonomi Domestik

Data ekonomi terkini menunjukkan:

  • Inflasi yoy (Mei 2026): 3.08% (di atas target BI 2.5%).
  • Inflasi mom (Mei 2026): 0.28% (meningkat dari 0.13% di April).
  • Pertumbuhan ekonomi Q1 2026: 5.61% (solid, mendukung fundamental rupiah).
  • Neraca perdagangan (April 2026): USD 89.10 juta (turun drastis 97.32% dari periode sebelumnya, memperburuk sentimen).

Tekanan Eksternal

The Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi dan memberi sinyal kemungkinan pengetatan lebih lanjut. Dollar index berada di level tertinggi sejak Mei 2025, menciptakan tekanan global terhadap mata uang emerging markets termasuk rupiah. Konflik di Timur Tengah yang berlanjut juga memicu lonjakan harga minyak, yang memperkuat dolar AS sebagai safe-haven currency.

Analisis Teknikal JISDOR — Ke Mana Arah Kurs BI?

Dari perspektif teknikal, USD/IDR (JISDOR) sedang dalam fase konsolidasi pasca-rekor 18.234. Support utama terletak di 17.800 – 17.900, sementara resistance berada di 18.000 – 18.050.

Signal Teknikal:

  • Trend: Sideways dalam jangka pendek setelah rally bearish (USD menguat)
  • Support: 17.800 / 17.900 (JISDOR)
  • Resistance: 18.000 / 18.050 (JISDOR)
  • Momentum: Moderat, pasar menunggu data nonfarm payrolls AS dan keputusan The Fed

Prediksi Range Kurs BI ke Depan

SkenarioRange JISDORProbabilitasTrigger
Bearish (Rupiah Menguat)Rp 17.700 – 17.85030%Intervensi agresif BI + masuknya modal asing ke SBN
Base Case (Sideways)Rp 17.850 – 18.00050%Stabilisasi bertahap, volatilitas menurun
Bullish (Rupiah Melemah)Rp 18.000 – 18.15020%Eskalasi geopolitik + The Fed hawkish + neraca perdagangan memburuk

Trading Economics memproyeksikan rupiah akan berada di kisaran 17.766 pada akhir kuartal ini dan 17.517 dalam 12 bulan ke depan, menandakan ekspektasi penguatan bertahap rupiah.

FAQ — Kurs BI Hari Ini

Berapa kurs BI hari ini?

Kurs BI hari ini (JISDOR) pada 26 Juni 2026 adalah Rp 17.962 per dolar AS. Kurs transaksi (jual/beli) mengikuti ketentuan masing-masing bank komersial. Untuk data real-time, gunakan konverter di atas.

Apa bedanya JISDOR dan kurs bank?

JISDOR adalah kurs referensi antar bank tanpa spread. Kurs bank komersial (BCA, Mandiri, BRI, BNI) menambahkan spread untuk keuntungan operasional, sehingga kurs jual lebih tinggi dan kurs beli lebih rendah dari JISDOR.

Jam berapa JISDOR diumumkan?

JISDOR diumumkan oleh Bank Indonesia setiap hari kerja sekitar pukul 16.15 WIB, berdasarkan rata-rata tertimbang transaksi spot di pasar interbank dari pukul 08.00 – 16.00 WIB.

Mengapa kurs BI naik turun?

Kurs BI dipengaruhi oleh tekanan eksternal (suku bunga The Fed, harga minyak, geopolitik), kebijakan Bank Indonesia (suku bunga, intervensi), dan faktor domestik (inflasi, neraca perdagangan, pertumbuhan ekonomi).

Di mana saya bisa cek kurs BI real-time?

Anda bisa memantau kurs pasar real-time melalui widget di atas. Untuk data JISDOR resmi, kunjungi website Bank Indonesia yang diumumkan setiap hari kerja pukul 16.15 WIB. Gunakan juga konverter mata uang untuk perhitungan instan.